Penjualan Tahap I Hummingbird House Hampir 90%, Ini Kunci Sukses Easton Urban Kapital di Masa Pandemi

    2021-08-16

Fasad Hummbingbird House

JAKARTA-Pandemi Covid-19 yang tak kunjung usai membuat bisnis perumahan menurun di kuartal II 2021 ini. Meski harga naik, penjualan di sektor perumahan justru menurun. Bank Indonesia (BI) mengumumkan Indeks Harga Properti (IHPR) kuartal II-2021 tumbuh tercatat 1,49% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (yoy). Angka ini lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan pada kuartal I-2021 sebesar 1,35% (yoy).

Tapi dari sisi penjualan, hasil survei mengindikasikan penjualan properti residensial di pasar primer pada kuartal II 2021 mengalami penurunan. Hal ini tercermin dari penjualan properti residensial yang terkontraksi 10,01% (yoy) pada kuartal II 2021. Angka itu menurun 13,96% (yoy) pada kuartal II sebelumnya. Penurunan penjualan properti yang lebih dalam tertahan oleh penjualan properti tipe rumah menengah yang tetap tumbuh positif.

Salah satu perumahan menengah yang performanya kinclong adalah Hummingbird House besutan pengembang Easton Urban Kapital. Meski berjualan di saat pandemi, pengembang mampu memasarkan Hummingbird House tahap I hampir 90%. “Kami memulai penjualan sejak Januari 2021. Untuk Hummingbird tahap I, kami buka 45 unit. Saat ini sudah terjual 39 unit dengan kondisi belum ada show unit yang estimasinya baru akan selesai di November 2021,” ujar William Liusudarso, Presiden Direktur Easton Urban Kapital dalam keterangan resminya, Senin (16/8).

Progess pembangunan Hummingbird House

Tak terdampak insentif pajak pertambahan nilai (PPN) lantaran rumah yang mereka tawarkan merupakan rumah inden, Menurut William, faktor utama penjualan Hummingbird tetap baik di masa pandemi adalah konsep desain yang mereka usung. “Easton kuat di perencanaan dan konsep desain rumah. Kita memiliki market tersendiri yaitu anak-anak muda yang senang dengan kualitas ruangan yang kami ciptakan karena penerapan nilai arsitektur yang baik. Banyak dari customer yang puas dengan produk kami sehingga memberi referensi ke teman atau keluarga mereka,” ujar William.

Desain Hummingbird House sendiri merupakan pengembangan desain dari proyek Easton Urban Kapital yang lebih dahulu sukses. Sebut saja Cornerstone House di Pondok Cabe dan Somerhill House di Bukit Indah Serua Ciputat yang semuanya sudah sold out. “Kita memiliki beberapa produk yang tercipta dari proses continuous improvment. Jadi dasar dari desain tersebut diambil dari rancangan yang telah digunakan sebelumnya dan disempurnakan lagi berdasarkan input customer dan ide baru dari arsitek,” ujar William.

Kamar tidur Hummingbird House

Desain fasad yang unik, pengaturan elevasi ruangan yang fungsional di Somerhill House diterapkan kembali oleh pengembang di proyek Hummingbird House. Bedanya, pengembang akan menambahkan balkon utama sebagai communal space di proyek seluas 9.000m2 ini. Dengan luas tanah 91m2 dan luas bangunan 135m2, Hummingbird House dibanderol dengan harga Rp1,8-Rp1,9 Miliar. Total akan ada 62 unit yang dipasarkan dengan nilai pendapatan mencapai Rp120 Miliar. “Tahap 2 rencananya akan kami buka pada bulan Oktober tahun ini,” ungkap William.

Terletak di Jl Niban’rimin, Buaran, Serpong Tangerang Selatan, Hummingbird House terletak di lokasi strategis karena  hanya berjarak 3,9 Km dari pintu tol Jakarta-Serpong dan 3,3 Km dari Stasiun Rawa Buntu. Letaknya juga dikelilingi fasilitas pendidikan ternama seperti Gobal Islamic School, Sekolah Santa Ursula hingga Sinarmas World Accademy.

Dua Proyek Terbaru Easton Urban Kapital

Selain Hummingbird House, ada dua proyek baru yang tengah digarap Easton Urban Kapital. Pertama adalah Clarity House yang terletak di Bintaro. Di lahan seluas 5.000m2, pengembang akan membangun 30 unit rumah premium. “Kita sudah start infrastruktur dari marketing dari Juni 2021. Penjualan sampai dengan Agustus saat ini sudah mencapai 12 unit atau sekitar 40%,” ungkap William,

Fasad Clarity House

Dengan luas tanah 84m2 dan luas bangunan 140m2, pengembang akan membuat desain rumah yang memiliki konsep seamless experience of indoor and outdoor space. Akan banyak void dan juga taman di rumah yang dibanderol dengan harga Rp2,2 Miliar ini. “Estimasi niali pendapatan proyek ini adalah Rp65 miliar,”sebut William.

Easton Urban Kapital juga akan menghadirkan perumahan premium mereka bernama Ardency House yang terletak di Cirendeu dekat Lebak Bulus. Nantinya di lahan seluas 2500m2 itu akan dibuat 15 unit rumah dengan harga per unit Rp2,5 miliar-Rp2,7 miiar. “Kalau ini kami masih tahap perencanaan dan belum kami jual. Total estimasi nilai pendaptan proyek ini mencapai Rp40 miliar,” pungkas William.

 

Editor     : Gunawan

Comment

Comodo SSL